Sebuah kisah lelaki merana
February 17, 2007
Nitipin tas, masuk ke dalem, mak nyesss langsung ketemu mata
Liat liat buku sambil curi curi pandang, mak nyess dia juga ngeliatin aku
Pindah ke rak buku yang lain, mak nyess dia juga ikutan pindah ga jauh dari tempatku
Tiba tiba ada konsumen yang komplain ama dia, dan si dia pergi
ANJING!!TAI KUCING!!JACOK JARAN!!GA ISO NDELOK WONG SENENG TA!!!
Liat liat buku sambil nunggu
Sekalinya keluar, cepet banget ilang
Tapi masih sempet liatin matanya yang indah
Terus ilang deh!!!
hah….nasib
Ya udah akhirnya pulang dengan beban yang sangat mendalam
Pelampiasan ke warnet, eh ketemu aci
Cerita ama aci, malah diketawain
Jadi tambah sedih…hiks,hiks,hiks….
Embak jilbaban yanga ada di Toga Mas!!!Udah kronis ni aku!!
Ayo dong mbak!!!!Kenalan dong mbak!!!
Embak jilbaban yang ada di Toga Mas!!!I LOVE YOU mbak!!!!
Untuk yang kesekian kali
Aku tak tahu mesti berkata apalagi
Untuk yang kesekian kali
Kau buat aku kembali merasa jadi seorang lelaki
Untuk yang kesekian kali
Kau ajari aku kembali bagaimana melawan sepi
Untuk yang kesekian kali
Kau dorong aku kembali untuk selalu kejar mimpi
Untuk yang kesekian kali
Kau jelaskan manusia harus welas asih
Untuk yang kesekian kali
Kau tunjukkan bagaimana ciptakan putih
Untuk yang kesekian kali
Kau teguhkan aku kembali
Untuk yang kesekian kali
Heranku padamu karena selalu di sisi
Selalu ingatkan aku pada arti
Untuk yang kesekian kali
Jangan cepat cepat mati
Tunggu aku balas semua ini
Untuk yang kesekian kali
Aku tak tahu mesti berkata apalagi
Maaf,
Cuma kata terima kasih
Dosa itu nikmat kok, seperti ML contohnya, nikmat kan?
February 17, 2007
Terdapat ambigu pada kata ‘dosa’. Apakah yang dimaksud dengan dosa?dosa adalah ganjaran atas perbuatan perbuatan yang tidak sesuai dengan perintah-Nya. Dosa adalah ganjaran, bukan perbuatan. Walaupun terdapat patokan patokan yang diberikan oleh-Nya dalam pengkategorian mana perbuatan-perbuatan yang diganjar dosa dan mana perbuatan-perbuatan yang diganjar pahala, tapi tetap saja yang berhak menentukan ganjaran atas perbuatan adalah Tuhan. Jadi dosa adalah wilayah otonomi Tuhan (maaf, udah kayak politik aja pake ngomongin otonomi, hehehhehe…).
Pertanyaan: Tuhan memeberikan ganjaran suatu perbuatan berdasarkan apa?apa patokanya?bagi saya dan dengan nalar manusia, jawabanya cuma satu, yaitu kebaikan. Kebaikan untuk siapa?kebaikan untuk manusia dan pada kondisi tertentu untuk manusia yang lemah.
Berhubung sejak zaman Nabi Adam a.s, manusia itu menciptakan budaya, dan tidak bisa lepas dari ikatan ikatan budaya/adat-istiadat/norma, maka manusia memiliki patokan terhadap suatu masalah, dan salah satunya adalah masalah dosa. Maksduku gini, dosa adalah wilayah Tuhan tapi kenapa manusia bisa mengatakan suatu perbuatan itu dosa?dan lebih jauh lagi mengecap, menstigmasi buruk orang yang melakukan perbuatan yang dianggap diganjar dosa?(masalah stigamasi ini yang memang jadi masalah). Karena dosa (dan pahala) adalah wilayah otonomi Tuhan, seharusnya manusia lepas tangan dan tidak ikut campur (ini bentuk paling ideal dan tidak mungkin terjadi). Sampai tingkat tertentu, manusia memang boleh masuk wilayah urusan dosa (dan pahala), tapi jika terlau masuk jauhnya, terlalu banyak banyak ikut campurnya, ini yang jadi masalah. Contoh terlalu banyak ikut campur ya itu tadi, mencap, menstigmasi buruk perbuatan-perbuatan yang dianggap diganjar dosa.
Kita cuma bisa menduga-duga suatu perbutan itu diganjar dosa (atau pahala). Kita cuma bisa menduga-duga bedasarkan patokan-patokan yang ada, tapi tetap yang tahu pasti suatu perbuatan itu diganjar dosa (atau pahala) ya cuma Tuhan. Pikiran yang menduga-duga adalah pikiran yang masih belum pasti, masih hipotesis. Pikiran yang tanpa bukti, tanpa kepastian ini yang dijadikan dasar menstigmasi buruk (ato bagus) seseorang atas perbuatanya. Kita sering lupa jika pikiran menduga-duga ini bukan sesuatu yang pasti. Dan seringnya kita beranggapan pikiran dugaan kita itu sesuatu yang sudah pasti. Maksudnya, sering saat kita liat seseorang melakukan suatu perbuatan, lalu kita menduga-duga apakah perbuatan itu diganjar dosa (ato pahala), dan dengan PDnya kita mencap, menstigmasi seseorang atas dugaan kita itu.
Kenapa Mang Ucup mengkategorikan adanya dosa hitam dan putih?Karena Mang Ucup (dan saya dan semua manusia yang ada) tidak bisa lepas dari budaya/adat-istiadat/norma. Maksudku, budaya kita itu punya patokan patokan pada wilayah dosa (dan pahala) dan kita menyerap patoka patokan itu. Permasalahnya, budaya pada akhir akhir ini adalah sesuatu yang sangat relatif, abstrak (apalagi jika menyangkut permasalahan ketuhanan, ke-Illahi-an), walaupun tidak semua budaya itu abstrak. Karena abstraknya ini, dan di sebagian yang lain budaya bersifat pasti, tidak abstrak, maka dibutukan pemikiran untuk mengaplikasikan budaya di kehidupan sehari-hari(bahasa kerenya: Butuh dialektika). Seringnya kita nyari gampangnya aja, dengan gampang dan PD-nya suatu perbuatan yang kita anggap diganjar dosa pasti diganjar dosa, dan lebih jauh lagi dicap buruk. Jadi sebaiknya, seperti kata Mang Ucup sendiri:
Saya tidak bisa dan tidak berani menilainya!
Terus gimana dong?Bisa ancur dunia karena ga ada patokan yang jelas!!!Yang kita nilai dari seseorang adalah apakah tindakanya membawa kebaikan ato tidak?Kebaikan bagi siapa?kebaikan bagi manusia dan pada kondisi tertentu manusia yang lemah. Menurut saya, kita nilai perbuatan seseorang hanya sampai pada tingkat benar-salah saja, benar-salah dari sudut pandang kebaikan manusia. Dan kita jangan berpikir terlalu jauh mengambil sudut pandang kebaikan bagi semua umat manusia, cukup dari sudut pandang diri kita sendiri dan sekitar kita aja (bahasa kerenya: egois dikit, egois bo!!asal jangan berlebihan aja)
Aku masih merasa ada yang kurang di penjelasanku ini. Tolong kasi petunjuk dan penyempurnaan.
Jangan dulu
February 17, 2007
Sebuah kabar: Bentuk menjadi gengsi baru.
Itulah mengapa yang penting sekarang adalah harga lukisan
Jika ingin pahami lukisan, bayar seorang kurator
Lalu jiplak semua tabiknya agar kita telihat seperti Van Gogh
Sejenak kita lihat bahasa sungai sekarang:
Dari hutan merbabu, hujan mengecup daun paku
Matahari yang cemburu nyalakan api rindu
Sayang, bahasa rindu menjadi amarah di telinga manusia
Paksa ibu pertiwi sadari kenapa Gesang hilang diganti Metallica
Sejenak pahami otakku:
Kita tidak saja makan dan bercakap cakap
Berdendang, mencaci maki dan bertingkah, semuanya pernah kita lakukan
Ya, semuanya-semua kegiatan dan tingkah laku dibahasakan pada sungai
Dan memang sungai makin amis, makin anyir oleh arti yang makin sepi
Jadi sudahlah
Pada dunia yang kesekian
Sungai diatur bendungan
Lukisan dibingkai kepalsuan
Masih lama tapi pasti tiba saatnya
Saat kami hancurkan kemapanan
Kemapanan kami sendiri
Jadi sudahlah
Tetap sabar
Dan beri kami tuntunan
Sisanya tunggu saja dari kami
Gambar dan cermin
February 16, 2007
Cermin adalah ruang kosong penuh lajur
Saat cermin pantulkan bulan atau sampah
Jangan tanya bagaimana padanya
Yang bisa ditanyakan pada cermin cuma sekedar kata apa
Karena cermin sejenis anak kecil dan tingkah yang ceria
Atau mungkin juga hanya sebentuk kenaifan bagi kita
Gambar tak pernah peduli pada pujian atau makian
Keindahan Tuhan yang paling melingkupi terbentuk pada gambar
Sedangkan segala bingkai dan tembok penggantung diserahkan pada manusia
Gambar dan cermin
Kontrakdiksi kekayaan dan kemiskinan
Jangan ungkapkan padaku
Sebab pada air saja
Perasaanku masih segelombang api
Senyummu
Maksudmu apa dengan semua itu
Bukanya salju cuma ada di negri biru
Maksudku, terlalu lembut senyummu untukku
Senyummu
Memang manis, utuh tanpa layu
Dan aku mungkin berlebihan tanggapi senyum
Tapi sungguh aku cuma binatang jalang
Lukaku tidak dalam seperti harapmu
Cuma sepotong dari sekumpulan lirik lagu
Memang perih, tapi pasti bisa sembuh tanpamu
Buka semua matamu
Ada yang tercecer di jalan
Di perempatan jalan, sudut stasiun, belakang pasar
Kadang di pinggir jalan, atau tepi bak sampah
Kau pasti sering melihatnya
Mereka nyata
Apa itu arti senyum!!
Mana sesuatu yang kau sebut cinta
I love you mom!
February 14, 2007
Goreskan di kaki ini-segalanya
Jalanan pasti memberi
Tepi ini sudut yang putih
Jalanan pasti mencitai
Goreskan di kaki ini-semuanya
Surga bersemu caci maki
Rindu yang ragu pasti menepi
Surga dinikmati dengan hati
Goreskan di kaki ini-seluruhnya
Tuhan mengerti semua arti
Tingkah kadang tak berarti
Tuhan beri kebebasan hakiki
Goreskan di kaki ini
Apa saja bentuk cinta yang ada
Segalanya, semuanya, seluruhnya
Bunda, cepat lakukan!!!
Mumun!!!
February 12, 2007
Mun nyuwun sepurone mun.
Tak pikir kowe iku seng paling sak ayu jembar’e dunyo iki.
Ndilalah kok yo onok seng ayu mun. Mau isuk ketemu fotone seng jelas, kiro kiro jam wolu isuk mau. Pancen mek foto se mun, tapi fotone ae ayu mosok asline elek, ga mungkin to!Duduk ayu se mun tapi manis. Manis mun!!manis!!!ora kuat aku mun!!
Tapi yo kuwi mun!!ah emboh ah, males bahas’e, tapi seng jelas dek’e iki manis mun.
Wes cukup.Tapi ben yok opo-opo, kowe tetep ayu kok mun. Walaupun rada anomali. Kowe tetep putri solo seng ayu!!
PISS mun!!!
Pada bukti
Biarlah kata jadi sepi
Mencari bentuk hakiki
Seperti matahari
Yang miliki bahasa cinta
Pada cahaya
Pada batas
Biarlah semua kontrakdisi
Menuju keagungan
Seperti malam
Yang miliki bahasa elok
Pada semestanya
Pada kematian
Biarlah semua berjalan
Bahasakan seluruh diri:
Artikan semua bukti
Dengan tasbihkan batas
Ahir cerita cinta kita (ini judul lagu ya?)
February 12, 2007
Salah satu tugas manusia waktu nerapin kemanuisaan adalah menjalankan cinta, sesuatu yang absurd itu. Jika manusia bisa menjalankan dengan baik maka dia disebut ‘manusia’. Tapi jika tugas kemanusiaan dijalankan dengan tidak baik maka seseorang menjadi ‘tidak-manusia’. Patokan baik dan benar pas nerapin tugas kemanusiaan adalah "kebaikan". Budaya manusia ato adat istiadat pasti punya kategori-kategori/patokan-patokan yang jelas soal kebaikan. Ga terlalu sulit nyari patokanya, walaupun sebenernya kebaikan dan cinta itu absurd.
Sekarang waktunya njalanin kata cinta-yang absurd itu ke praktek sehari hari yang-serba pasti. Prinsip cuma satu : KEBAIKAN.
Selamat berjuang!!
Lakukan kebaikan!!Apapun itu!!Pantang menyerah!!!
YEAH!!!!!!
LUNA MAYA…!!!AKU DATANG UNTUKMU!!TERIMALAH CINTAKU!!!
LUNA MAYA……I LOVE YOU!!!