Konyol

March 13, 2007

Beginilah kita, manusia (alah bahasane…),kadang di atas, kadang dibawah, kadang di tengah tengah. Enaknya yang mana ya?Gimana kalo di tengah tengah aja, kayak lagu dangdut; yang sedang sedang aja. Berhubung saya ini dibesarkan dengan cara sederhana, yang alkamdulilah saya syukuri banget, yang alkamdulilah say nikmati banget. Auk ah gelap!!
Lagi dengerin BIP; Lowbat High Frekwensi, dan aku lelah sekali….terlalu banyak fantasi..aku ingin kamu kembali..biar tak terulang lagi…biar tak terulang lagi..ooo…capek..
Lagi chat ama OPna Bayo ama mumun. Syukur alkamdulila ada mumun…mumun!!!tanggung jawab mun!!!!jangan lari begitu saja!!wekekekekeek….ketiban pulung!!!ketiban pulung!!emangnya enak kalo ketiban pulung!!

Bingung

March 11, 2007

Jogja pagi; angin terasa seperti ini ini saja, bikin ngantuk
Pagi, pagi jangan cepat cepat pergi

Malioboro jam setengah tujuh pagi di hari minggu; banyak yang olahraga
Semoga saja kesehatan mereka tetap terjaga
Amin….

Jalan Trikora; Semangkuk soto ayam ditambah sate ayam dihabisi segelas teh hangat tidak lupa bonus diapit dua wanita
Ah pagi, kusyukuri kau pagi ini

Bangku hijau panjang tepat di depan Gedong Agung;
Di depanku ini sejarah Indonesia tercipta. Bagi orang orang tua, pejuang pejuang negara rasanya tempat ini penuh air mata, penuh darah, penuh perasaan yang mungkin tak habis dilampiaskan dengan kata.
Bagi kami, anak anak muda, tempat ini tetap penuh keindahan dan kenangan yang berbeda. Bukan tentang darah tapi tentang tawa dan bukan tentang membela negara tapi tentang memihak kreatifitas.
Tapi, tak habis kupikir bagaiamana tempat ini begitu berarti.
Jelas, tak pedulilah aku, yang penting aku bisa bengong model orang bego disini

Ah pagi, jangan cepat cepat pergi
Aku ingin pergi dari sini

Manusia

March 11, 2007

Bagaimanapun juga kita cuma manusia
Sehebat apapun kita, kita juga punya kekurangan
Tapi selemah apapun kita, kita juga punya cara untuk menikmatinya
Rasanya memang terlalu naif tapi rasanya inilah manusia
Berupa selembar apa di tumpukan bagaimana.

Harganya tidak seberapa; tujuh ribu rupiah
Kata penjual toko ini sandal yang paling kuat
Selain karena harganya yang paling mahal di kelas sandal persandalan
Sandal ini sudah diproduksi sejak lama; sudah terbukti kualitasnya
Tak penting bagiku tabik penjual toko soal barang daganganya
Sandal ini kubeli karena ukuranya yang besar
Ukuran sebelas, sebesar kakiku yang besar sebelah

Ah kakiku yang besar sebelah, bagaimana kabarmu sekarang?

Dibandingkan caterpillar, sandal tiada duanya dalam hal kenikmatan
Tapi dibandingkan sandal, caterpillar punya kekuatan sebesar gajah
Begitulah kadang isi kontrakan; kuadu sandal dan caterpillar
Tapi kata menang tak kudapat dari salah satunya

Beginilah, kuanggap saja sandal ini jadi pacarku
Bersama kita arungi biduk cinta keseharian
Melewati suka duka lika liku kehidupan
Dan kurencanakan menjadi rumah tangga yang sakinah

Ah mimpiku akan seorang wanita, tak pernah bisa kugapai kau

Sebelum wudlu tadi, kulihat sandal dan kakiku
Dari dua benda tolol itu, harapanku cuma satu:
"Tuhan, beri aku nikmatnya pacaran sebelum mati!Aku tidak ingin mati begitu saja."

Mimpi

March 11, 2007

Teman teman Indonesia
Kita sudah terlalu banyak euforia
Apa tidak baiknya kita sedikit mengalah
Kasihanilah diri kita
Perlawanan ini terlalu besar jika dilakukan terpisah
Bagaimana kalu kita mengalah-menjinakkan kebinatangan kita

Andaikan kita jadi rimbunan melati yang mewangi putih
Apa terlalu indah mimpiku?

Sembelit

March 11, 2007

Ah ya
Kelamaan cicipi puisi bikin aku sembelit
Terlalu banyak pertanyaan, terlalu samudra gelombang
Dan terlalu naif dijawab dengan jawaban normatif
Akhirnya begini, perutku sembelit selama empat hari

Enaknya sepertia apa?enaknya bagaimana?
Apa enaknya?bagaimana enaknya?
Tuhan beri jawaban:
‘Sesobek Buku Harian Indonesia’
Ah sial!

Tau posesif?Tau cemburu?Tau ‘menyerah sebelum perang’?Tau suka pada pandangan pertama?Tau emosi sesaat?Tau konyol?

Itu semua yang aku rasain sekarang waktu liat cewek ini.

Untung cewek satu ini ga tau (mungkin juga udah tau dari tingkahku yang aneh selama ini). Ya Tuhan, ya gusti, ya pangeran!!Tego men se Sampeyan niku!!!!Wes lah, pasrah aku!Tapi sakit bos, saket bos!Udah punya cowok tu cewek.

Mungkin emang mesti jauh kayak gini. Ya udahlah, pasrah aja!

Laki-laki yang menyedihkan!Benar benar menyedihkan!!

Dalam doa
Tangisan-tangisan
Nyanyian-nyanyian
Teriakan teriakan

Dalam doa
Hitam
Abu-abu
Putih

Doa
Jangan sampai bikin kita jadi sekedar
Juga jangan sampai bikin kita jadi naif kekanakan

Doa hanya pelarian dan ajaran tak menyerah
Doa memang cuma pupuk
Karena selanjutnya kita yang merawat

Kenyataan
Manusia
Harapan

(buat aku sendiri, cea dan spesial pake telor buat om Sumar sastrowardoyo)

Kehadiran yang belantara
Kehadiran yang lingkaran
Kehadiran yang sajak
Kehadiran yang bukan sekedar panorama

Menananmnya di rerumputan bumi sekian lama yang tidak sekedar untuk menyelamatkan bebauan tanah dan guyuran air hujan yang sesenyum dengan senyum manusia saat nikmati katamu sungguh bikin bumi ini terasa makin lama makin berkepak dan mendayung jauh ke dalam pikiranmu yang pelangi.
Sedangkan sajak bukan sekedar sajak yang tegak begitu saja. Melebihi tegak dan belantara, sajak adalah wanita yang dengan kehati-hatianya akan hati dan perasaan merapuhkan tegak dan kerasnya kepastian yang begitu wanita harapkan dari seorang pria.

Meninggalkan begitu saja atau langsung mendekap bukanlah pilihan yang tepat. Pun begitu kurasa kau terlalu banyak membiarkan semerbak kehangatan merasuk satu per satu menjadi sesuatu yang baru yang menyesatkan karena seringnya berbentuk palsu. Semoga saja kau bukan jalan sebuah evolusi, mutasi, revolusi atau apapun itu yang akibatnya bentuk baru yang palsu.
Dan memang kurasa kau terlalu indah untuk sekedar menjadi jalan. Kau adalah wanita yang menjadi jembatan antara dunia dan surga. Atau kau juga bisa diandakan sebagai matahari yang menyinari bunda bumi agar aku ini makin mengerti betapa pelangi begitu indah untuk dimaknai.
Sajak tak bisa memahami pelangi begitu saja

Kesadaran yang belantara
Kesadaran yang lingkaran
Kesadaran yang sajak
Kesadaran yang bukan sekedar panorama

Kesadaran akan kehadiran yang matahari
Semataharimu

                      

                                                            (buat kamu ^^)

Ngimpi jadi bajak laut

March 7, 2007

Samudra ini sudah berairkan laut, kali, got, comberan dan septitank
Kemana semua itu berakhir membentuk suatu akhir terpusat
Menjadi kepastian untuk jawaban semua cahaya perak di cermin depan rumah
Menjadi jawaban dari semua mimpi, dejavu, khayalan atau omong kosong
Menjadi surga bersayap merpati seceria lumba lumba seindah kupu kupu

Samudra ini sudah berairkan laut, kali, got, comberan dan septitank
Hukum kekekalan energi berlaku pasti tak peduli panta rei atau Tan Malaka
Pertemuan di titik pusat bukan ujung akhir dunia atau kiamat
Hulu-hilir bukan untuk disatukan tapi untuk saling melengkapi
Pergumulan pilihan adalah jalan menuju kekuatan manusia tersuci-nabi

Samudra ini sudah berairkan laut, kali, got, comberan dan septitank
Senyum manusia saat arah sudah di persimpangan selalu berarti ketulusan
Impian-harapan-usaha-arah-tujuan-makna-arti bikin kita makin cinta akan samudra
Samudra yang berairkan laut, kali, got, comberan dan septitank.