Udah ga jelas
April 30, 2007
Pada hari senin di malam yang penuh cahaya ceria seorang wanita, terbitlah di dunia YM, seorang wanita bernama $#^* (maaf, nama dirahasiakan). Chatting….tat tit tut tat tit tut…mentok mentoknya terbitlah sebuah kalimat "cari cewe dong dan". Kalimat yang sangat menyakitkan, menusuk nusuk sampai di kejauhan tulang sumsum yang nun jauh di ujung sana. "Kawin", knapa kata ini begitu banyak beredar di sekitarku akhir akhir ini, apa mentang mentang ini musim kawin?sialan!seenaknya aja!Knapa se umur masih muda tapi udah mikirin kawin?Bukanya ngelarang, cuma heran aja, umur masih muda, tapi udah mikirin kawin, baru lulus kuliah lagi!Coba!Apa coba!Apa!Apa!Kan sayang umur segitu, masi muda non!! Tapi ga apa apa juga se, ga ada salahnya mikirin kawin di umur segini.
Maaf itu tadi adalah kalimat pembuka yang menyiratkan rasa iri seorang laki laki yang sampai sekarang ini belum pernah merasakan nikmatnya pacaran.
Tapi setelah dipikir pikir, diolah olah, melakukan kontemplasi yang penuh arti, bersemedi penuh hening di puncak gunung jomblo, akhirnya diputuskan bahwa sesungguhnya kemerdekaan itu ialah hak seluruh bangsa, dan oleh sebab itu, maka penjajahan di atas dunia harus dihapuskan karena tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan perikeadilan. Ternyata eh ternyata, saya ini adalah laki laki yang agak sulit, bahkan cenderung egois, maunya sendiri, manja, ga bisa berbagi, seenak udelnya sendiri.
Ya, akhirnya saya putuskan dengan seksama bahwa saya jenis laki laki yang sak’enak udel’e dewe, egois, mau menang sendiri, manja. Hal hal tersebut kemudian dapat dijabarkan menjadi beberapa rumus utama:
Sak enak udelku dewe, kalimat ini berasala dari beberapa suku kata:
1. "Sak", artinya satu. Paling sering digunakan pada kalimat kalimat perdagangan, contohnya, "Mbok, tumbas semen’e sak’sak" (pada kata "sak’sak" tulisanya sama, pada prektek keseharianya ada perbedaan pengucapan disini)
2. "Enak", artinya nikmat. Biasa digunakan dalam kalimat kalimat universal yang mengandung pesan dan kesan baik yang tersirat maupun tersurat mengenai hal hal yang berhubungan dengan kenikmatan, keindahan, atau kelezatan. Contoh kalimatnya; "Wah jacok!lonte’ne enak cok!"
3. "Udelku" artinya adalah menunjuk pada lubang di perut, salah satu bagian dari organ tubuh yang katanya bisa mengundang hasrat atau nafsu seks. Maaf, saya ga tertarik ama biologi, jadina ga ngerti dan ga bisa memberikan definisi pasti dari udel. Bahasa Indonesianya "udel" aja aku ga ngerti. Tapi ya masak si anda ga ngerti apa itu udel. Kok ya keterlaluan banget to sampe ga ngerti udel!Tego men to rek sampe ga ngerti opo iku udel!
4. "Dewe" artinya sendiri. Yang ini ga perlu dijelasin. Anda benar benar kelewatan kalo ga ngerti apa itu "sendiri". Benar benar bodoh, tidak berperikemanusiaan, tidak punya jiwa raga jika anda benar benar tidak mengerti apa itu "sendiri".
Akhirnya, melalui akulturasi yang memakan waktu lama, terbentuklah sebuah budaya baru yang sangat mencengangkan perasaan; "Sak Enak Udelku Dewe". Dan arti dari kalimat tersebut adalah egois, mau menangnya sendiri, ga mau mengalah, ga mau disalahkan.
Mengingat kelemahan saya tersebut sebagaimana seperti yang telah saya terangkan dengan panjang lebar dan penuh pemaksaan, saya pikir cukup dimengerti alasan alasan mengapa tindakan tindakan saya selama ini tidak berusaha menciptakan suatu keadaan seperti yang saya dan anda-anda semua harapkan. Maka oleh sebab itulah mengapa saya mengharapkan kesadaran beserta kemauan yang kemudian dilengkapi dengan tindakan tindakan saudara saudara sekalian dalam hal hal yang berhubungan dengan permasalahan permasalahan tersebut di atas yang dimana tujuan hal tersebut itu adalah untuk menunjukkan bahwa kita semua ini adalah masyarakat yang menganut azas-azas yang telah dicantumkan dengan penuh sungguh sungguh oleh para pendiri bangsa yang selalu kita cintai ini. Untuk itulah, seperti selayaknya hal hal maupun tindakan tindakan yang dimengerti sehingga akan terbentuk kejalinan yang memungkinkan terbentuknya pertalian antara masyarakat dalam suatu bangsa yang penuh jalinan kemasyarakatan ini, saya mengharapkan kehadiran komentar bapak ibu, saudara saudari sekalian di blog ini.
Demikian, terima kasih.
May 1st, 2007 at 10:57 pm
Asslm dan,…
Berat rasanya setelah bc blogmu yg terakhir. tp menurut feelling ini, kamu manusia yg hebat sanggup mendeteksi esensi dirimu sendiri. jarang ad orang yg spt ini. pantesan cew yg namanya dirahasiakan itu,bilang bhw kamu cow yg super aneh,pertahankanlah predikat itu nang.
“keep be your self”. tenang aj, Allah telah menciptakan mahluknya secara berpasng2an. Dan kamu pasti kebagian,down Worry man.
Klo ga di alam fana in ya…besok di alam yg lain…(ih… seyem)