Setelah malam perayaan

June 20, 2008

Cerita berbaju baru di video dan lagu Letto
"Aku berlarian di negri tawa yang
dibatasi tembok"
Nostalgiamu di kecapan kesekian kali sambal terong
Milik
cina tua yang selalu sewot
Teriakanmu; "Ibu, aku cinta
padamu!!"

Mengental dalam ke-dua-an kita
Bersetubuh di wajahku yang
bersejarah
Lubang-lubang untuk tanah sisa
Pekuburan

Cinta
bermaklumat: "Kelamin bukan keheningan"

One Response to “Setelah malam perayaan”

  1.   L U K A said:

    dalemmmmm bgt,bikin lobang di paru2ku…

Leave a Reply